karena seringnya sakit kepala, selain karena memang darah rendah gigi molar 3 yang miring dicurigai sebagai penyebabnya. jadilah saya pergi ke sebuah rumah sakit di Depok. Setelah konsultasi dengan dokter langganan, saya dirujuk ke Spesialis Bedah Mulut. Seminggu kemudian yaitu tanggal 25 Juni 2010 dengan ditemani seorang tante (karena takut, hehe...) akhirnya operasi "kecil" untuk mengambil molar 3 dilakukan. Uh, suntikan anastesi walaupun katanya cuma seperti digigit semut, yah lumayan juga kalau digigitnya di gusi. Tiga suntiikan dan menunggu beberapa saat, bibir lidah sebelah kiri terasa mati rasa. selanjutnya, suara bor, tarikan, tekanan, serta sedikit air mata (hehehe... saking campur aduk takut dan nyeri) mewarnai "pesta" sang dokter sore itu. Kira-kira 20 menit, selesai sudah! Saya lihat nasib gigi molar 3ku (ehm...mantan gigi) terpecah-pecah yang kata bu dokter untuk mempermudah pengambilan. Setelah resep diberikan, menyelesaikan administrasi dan ke apotik, kami pulang dengan mulut sebelah kiri bawah terasa tebal alias bengkak dan masih mati rasa karena efek anastesi belum hilang.
tapi kira-kira dua jam setelah itu, wadduuuuh.....tak terperikan rasanya. tak berapa lama setelah minim obat, ranya nyeri hilang dan sayapun tertidur dengan pulasnya. Hari kedua pasca operasi pipi bengkak dan seminggu setelahnya benang jahit dicabut. Hm.... mempersiapkan mental untuk operasi berikutnya...entah kapan beraninya....
hi bro atau sist nih ? mo nanya ... setelah pencabutan gigi nya apa keluhan nya tidak ada lagi ?
BalasHapuswah, maaf baru buka blog lagi nih, belum sempet ubeg2 lagi. sista disisni :) oke, setelah cabut, mati rasa selama hampir sebulan. sempet panik juga karena ada kasus mati rasa bertahun-tahun. tapi syukurlah, sekarang udah kembali normal.
BalasHapus